Sabtu, 07 Desember 2013

Madurasisasi Madura


Globe adalah model tiruan bola bumi yang memberikan gambaran tentang bentuk bumi, sehingga mendekati bentuk yang sebenarnya, jika kita amati globe tersebut, mungkin Ia tidak akan terlihat, jika terlihat itupun sangat kecil sekali. masuk dalam bagian geografis yang luarbiasa yaitu nusantara, yang terkenal dengan negara kepulauan. dari beribu-ribu pula yang ada, dari beragam suku yang ada, dari bermacam bahasa yang ada. Ia mewarnai keindahan itu, memiliki suku yang Unik dan bahasa yang Indah dengan kesan logat kasarnya. yaa itulah Madura. sebuah pulau kecil namun besar di mata dunia.
Pak Sakera
Kebudayaan adalah seperangkat peraturan atau norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang kalau dilaksanakan oleh para anggotanya, melahirkan perilaku yang oleh para anggotanya dipandang layak dan dapat diterima. Dari definisi diatas masyarakat Madura memiliki kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaan masyarakat-masyarakat pada umumnya (masyarakat di luar Pulau Madura), meskipun Madura masih berada di wilayah Indonesia tapi karena factor letak membuat kebudayaan-kebudayaan di Indonesia berbeda-beda, dari satu daerah-ke daerah lain pasti memiliki perbedaan kebudayaan.  Masyarakat Madura memiliki corak, karakter dan sifat yang berbeda dengan masyarakat Jawa. Masyarakatnya yang santun, membuat masyarakat Madura disegani, dihormati bahkan “ditakuti” oleh masyarakat yang lain.
Madura itu identik dengan kekerasan, itulah ketegasan. Madura itu selalu tentang carok yang mengerikan, itulah pembelaan harga diri. Madura itu penuh dengan orang bermuka garang, itulah wajah tulus tanpa sandiwara. Madura itu bernuansa islam ortodoks yang tradisionalis, itulah bukti sejarah sebuah peradaban. Madura itu sarat dengan hal mistik dan tahayul, itulah perbaikan yang belum tuntas. Madura itu orangnya ada dimana-mana
untuk menjajah, itulah ekspansi semangat
ikhtiar. Madura itu orangnya norak dan gak njamani, itulah jatidiri. Madura itu etnik yang dimana-mana jadi tukang loak, itulah kepedulian terhadap alam dan kreasi mencari peluang. Apapun ejekan tentang madura, harus bangga bangga menjadi bagian darinya.
keunikan pulau kecil ini semakin lama semakin redup. masuknya budaya asing yang tidak terfilter dengan baik sudah merebak luas di berbagai sektor penting di madura yang menyebabkannya. perekonomian, politik bahkan moral masyarakat. jika hal in tetap berlanjut maka jati diri madura akan terbawa angin meninggalkan titipan budaya nenek moyang.
Jembatan Suramadu, yang sesuai rencana pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di madura mendatangkan peluang dan ancama tersendiri. peluangnya Semakin lancarnya transportasi ternyata akan meningkatkan kegiatan ekonomi yang selanjutnya akan meningkatkan pertumbuhan. untuk dampak negatifnya Madura dikenal dengan budaya keagamaan yang kuat. akibtnya dikhawatirkan budaya lokal akan semakin luntur. Hal ini dikarenakan belum siapnya SDM di Madura melakukan integrasi budaya lokal dengan budaya modern. berdasarakan isu2 yang berkembangan bahwa lahan yang ada di sekitar jalan suramadu bagian madura telah banyak dimiliki oleh pihak asing. APAKAH KITA AKAN MENJADI BUDAK DIRUMAH SENDIRI??? ini lah yang harus madura rebut sekarang, sesuai karkternya bahwa madura itu keras dalam ketegasan. jika tentang carok madura berani, maka bercaroklah dengan diplomasi didalam parlemen demiharga diri madura. muka orang madura itu garang, maka garanglah pihak asing yang menebar kapitalisme di madura. jangan malu di bilang tradisionalis, asalkan budaya kebarat-baratan segera hengkang dari bumi madura. dan jangan sampe madura di jajah oleh orang luar tapi jajahlah bumi sendiri sebagaimana engkau mengekspansi semangat dan maksimalkan peluang dibumi sendir wahai madura,

Jumat, 06 Desember 2013

Fatori Berbicara "Pekan Kondom Nasional"


Pekan Kondom Nasional. serangkain agenda penyesatan remaja yang dicanangkan menteri kesehatan. di facebook dan di berbagai media komunikasi aku selalu menyaksikan aksi tolak PKN yang dilakukan oleh berbagai banyak pihak termasuk MUI. pekan kondom tersebut sesuai rencana ditujukan untuk meminimalisir merebaknya virus HIV AIDS...wkwkwkwkwkwkkkkk
kita sebagai pemuda harus cerdas dalam menaggapi isu seperti itu, di era kontemporer sperti ini sudah banyak agenda maksiat yang berselimut madu. sesuai firman allah dalam QS.Al Hujurat (49) ayat 6, “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. nah kita harus pikirkan secara jernih dulu apa itu PKN. menurut beberapa sumber berita yang bapak baca, maksud pemerintah itu adalah mencegah penularan penyakit AIDS dengan membagi-bagikan kondom gratis.
coba kita kaji pernyataan yang pernah disampaikan Menkes, “jika iman tidak kuat dan beresiko melakukan seks bebas maka agar tidak terjadi penyebaran HIV AIDS maka pakailah kondom” merupakan pembolehan terhadap seks bebas. klo saya mengartikan pernyataan itu seperti ini " sex bebas gpp kok, asalkan pakai konom yaa"...hmhmhm
dan lagi, jika ingin menyelamtkan generasi muda dari HIV/AIDS. apakah engan cara itu pemerintah mengatsinya??? seharusnya pemerintah harus fokus kepada permasalahan sebenarnya, yakni rusaknya moral generasi muda kita. sistem pendidikan yang tepat adalah salah satu bentuk yang vital dalam meperbaiki moral pemuda...
mari perbaiki sistem pendidikan di Indonesia ini, bagi calon guru: jadilah guru yang memiliki mental spirituual yang bagus sehingga peserta dikannya kelak menjadi manusia yang beradab... aamiin

Kamis, 5 Desember 2013

Rabu, 04 Desember 2013

Titip Rindu Buat Ibu


My Mother
C G
ketika aku duduk sendiri
Am Em
di antara gerbong kereta
F C
ketika aku pergi mencari
Dm G
tujuan hifup ini
C E Am
ketika itu pula ku melihat indahnya dedaunan
Dm G
jernihnya sungai sejuknya udara pagi itu

C G
ketika itu khayalku melayang
Am Em
menerawang masa lalu

F C
ku teringat disaat ibuku
Dm G
menggendong bermain denganku
C E Am
ketika itu pula ke terbayang raut wajah ayahku
Dm G
tersenyum tertawa memandang diriku

Reff :
C G Am
ku titip rindu buat ibu
Em F
yang s'lalu ku cinta
C Dm
yang s'lalu ku sayang
G
dan ku rindu

Dm C
menatap wajahmu
Dm C
mendengar suaramu
Dm C
walau dalam mimpi
G
ku bahagia

By. Akhi Firdaus FISIP UNEJ 2012

Sabtu, 30 November 2013

KUAT

Perih…… Suatu rasa yang setiap hari harus aku rasakan Namun aku harus melaluinya…. Panas…. Aku tidak boleh mengatkan apa-apa tentang istemewanya rasa ini Rasa ini anugrah untukku, setiap hari aku harus menikmati rasa ini Dingin…. Kadang rasa inilah yang membuatku benci dengan rasa ini, Aku bahagia ketika rasa ini hadir, memberikan energi baru untuk jiwaku Kesal… Ini juga rasa yang kadang aku tidak ingin dia hadir tapi dia hadir Untuk mengujiku, seberapa kuat tulang tubuhku, seberapa kuat tulang jiwaku untuk mampu bertahan Rasanya ingin merobohkan ini semuanya…. Setiap hari harus menjalani rasa-rasa ini… Setiap hari harus menikmati segarnya macam-macam rasa ini Dalam hatiku aku berteriak … Untuk apa kamu dilahirkan Jika kamu tidak kuat merasakan semua rasa ini Jangan sebut kamu sebagai manusia yang pantas untuk menghuni bumikU ini Jika seandainya kamu tidak mau merasakan rasa-rasa itu semua Bodoh…mengapa kamu mudah sekali untuk mengeluh Perlahan…perlahan…. Selalu mencoba untuk menyakinkan pada diri ini Agar selalu mensyukurinya Mungkin ini adalah jalan yang telah digariskan Inilah sandiwara bumi, kenapa kamu baru sadar bahwa Hidup ini adalah sandiwara Permainan topeng-topeng itu lah yang akan selalu menemanimu setiap harinya Sesungguhnya rasa-rasa itulah yang harus kamu pahami Sadar…sadar…..sadarlah wahai manusia… Dari kebodohan yang kadang membodohi dirimu Belenggu hitam mengusikmu!
Kediri,17 Okt 2013 Ima.udhma@yahoo.com Puisi ini ditulis berdasarkan pengalamann nyata yang sering kali dialami oleh penulis

Sabtu, 17 Agustus 2013

Resensi Buku "API SEJARAH 2"


RESENSI BUKU
API SEJARAH 2
Oleh: Fatori Pamekasan

Judul buku                  : Api Sejarah 2
Penulis                        : Ahmad Mansur Suryanegara
Penerbit                      : Salamadani
Kota terbit                  : Bandung
Tahun terbit                : 2010
Tebal buku                  : 578 halaman
           
Prof. Ahmad Mansur Suryanegara adalah salah satu sejarawan luarbiasa yang dimilikioleh Indonesia, karena lewat beberapa tulisannya beliau memberikan sebuah kekuatan baru dalam memahami sejarah yang sebenarny. Dalam kasus ini berhasil mengumpulkan serpihan serpihan sejarah kontribusi kaum muslim dalam konteks perjuangan bangsa Indonesia menumpas penjajahan dan pemberontakan di bumi pertiwi ini. Beliau juga memiliki pengalaman mengajar di beberapa tingkat satuan pendidikan,aktif sebagai anggota Pembina Pesantren-Masjid-Yayasan serta aktivis beberapa organisasi salah satunya adalah Pelajar Islam Indonesia (PII) dan sekarang adalah Keluarga Besar Pelaja Islam Indonesia Jawa Barat. Selain itu beliau dikenal dengan sejarawan muslim. Buku-bukunya telah banyak diterbitkan oleh berbagai penerbit di tanah air, di samping ratusan artikel dan makalah ilmiah yang telah lahir ditangan kretaifnya. Buku terbarunya ini, belia persembahkan secara khusus kepada para ulama pejuang dan alumni santri serta generasi penerus sejarah.
Buku yang akan menuntaskan kepenasaran anda akan kebenaran sejarah Indonesia. Demikian beliau  Prof, Ahmad Mansur Suryanegara pria kelahiran 22 Dzulhijjah 1353 H  itu menuliskan pada sampul buku Api Sejarah 2 ini. Serta Persembahan khusus untuk ulama pejuang dan alumni santri serta generasi penerus sejarah. Demikian Prof, Ahmad Mansur Suryanegara pria kelahiran 22 Dzulhijjah 1353 H  itu menuliskan pada halaman awal Api Sejarah 2 ini.
 Api Sejarah 2 ini merupakan jilid ke-2 dari buku Api Sejarah, yang berusaha mengungkap fakta-fakta sejarah yang sengaja disembunyikan karena tendensi kepentingan-kepentingan tertentu. Ataupun tersembunyi karena belum pernah terungkap melalui tinta sejarah. Pernah dinyatakan hilang karena draft naskahnya dicuri saat seminar di gedung 45 Kota Sukabumi membuat buku ini pernah terancam nyaris tidak terbit. Namun berkat kegigihan tim penerbit Salamadani, buku ini akhirnya bisa terbit bahkan mengalami penambahan berupa berbagai isu baru yang sedang berkembang. Hal ini mengindikasikan bahwa betapa berharganya dan pentingnya  nilai sejarah yang diungkapkan dalam buku ini sehingga ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menghalangi penerbitannya.
Buku api sejarah 2 ini terdiri dari beberapa bab yang dimulai dari bab kelima setalah bab pertama hingga keempat ada di buku api sejarah 1. Dimulai dari Bab kelima“Peran Ulama Dalam Pembangunan Organisasi Militer Modern”, kemudian diteruskan ke bab keenam yaitu “Peran Ulama Dalam Gerakan Protes Sosial dan Pemberontakan Tentara Pembela Tanah Air”. Dua bab awal ini sangat mengedepankan peran ulama dan santri serta umat islam padaumumnya dalam melawan masa penjajahan Jepang. Pada bab berikutnya, Ahmad Mansur Surya Negara mengupas fakta tentang “Peran Ulama dalam Menegakkan dan Mempertahankan Proklamasi” dan kemudian bab kedelapan “Peran Ulama Menegakkan dan Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, dua bab ini lebih terfokus pada  peran ulama yang mengalami goncang-gancing dalam masa revolusi Indonesia dan masa orde lama yang perlahan mulai dikengkang oleh beberapa kepentingan politik. Kemudian bab terakhir “Langkah penyesuaian Ulama dan Santri di Orde Baru dan reformasi” menutup kisah kebenaran sejarah Indonesia yang ditulis pada buku ini.
Buku ini sungguh sangat berani dalam mengungkap fakta sejarah yang memang benar adanya. Bahwa ternyata ulama dan santri lah yang telah memberi kontribusi terbesar baik harta maupun nyawa dalam penegakan NKRI sejak awal kedatangan kaum imperialis diawal abad  ke-16. Bertolak dari statement Paus Alexander VI yang meyakinkan bahwa kedua belahan dunia diluar wilayah negara gereja Vatikan adalah tidak bertuan, sedangkan bangsa yang mendudukinya adalah bangsa biadab. Yang pada akhirnya melahirkan perjanjian Thordesilas sebagai awal lahirnya imperialisme barat. Di Asia Tenggara diawali dengan penyerangan kerajaan Katolik ke Malaka tahun 1511 M yang merupakan pusat pasar milik umat Islam.  Ekspansi perluasan wilayah jajahan ini ternyata juga dibarengi dengan Zending- penyebaran agama katolik, serta  memasukan budaya asal mereka. Namun eksistensi mereka dibumi Nusantara harus berahadapan dengan keberadaan ulama dan santri-santrinya yang menentang keras terhadap kolonialisme-imperialisme. Hingga berabad-abad kemudian memasuki abad ke-20 menjelang proklamasi. Akhirnya ulama dan santrilah yang merupakan donatur kekuatan terbesar serta yang paling loyal dalam perjuangan bangsa.
Memasuki abad ke-20. Kedua kerajaaan yakni Perancis dan Jerman yang berupaya memperoleh hegemoni eropa melahirkan Perang Dunia I 1914-1919 M. dan akhirnya dimenangkan oleh Perancis dengan mempersempit wilayah kekuasaan Jerman. Akibatnya dibawa adolf hilter Jerman berupaya bangkit kembali meluaskan Lebensraum Living Space-lahan kehidupan. Dan mengkhianati perjanjian Varsailles 1919 M pasca PD 1. Jerman bersama Itali dan jepang membangun pakta pertahanan, Axis Pact­-Pakta Pertahanan Poros untuk mengubah peta politik sedunia. Aldof hilter membangkitkan bangsanya dengan membangkitkan kesadaran bangsanya sebagai keturunan bangsa Aria, Deutschland Uber Alles-bangsa Jerman di atas segalanya.
Fenomena ini di ikuti oleh jepang yang mempropaganda dirinya kepada seluruh bangsa asia, bahwa Jepang adalah “Saudara Tua” Asia sebagai pengubah arti  Deutschland Uber Alles. Para ulama dihadapkan dengan kondisi dilematis. Pada satu pihak, kondisi Timur Tengah berpihak kepada sekutu. Sedangkan propaganda Kaisar Hirohito setelah kesultanan turki runtuh menjadi Republik Sekuler Turki, bersedia masuk islam dan menjadi Khalifah pengganti  sultan turki atau Raja Husein dari Arabia. Di ikuti dengan adaanya pameran budaya Islam dan pembangunan Masjid di Tokio serta mengundang ulama dan pimpinan organisasi Islam ke Tokio dengan biaya dari jepang. Dibawah kondisi ini timbulah pilihan politikulama yang menerima kehadiran jepang sebagai “Saudara Tua”.
Berkat Perjuangan para ulama yang berkesinambungan dan istiqamah, berakhirlah penjajahan politik barat dan timur, pada 9 Ramadhan 1364 H, jumat Legi, 17 Agustus 1945, lahirah bangsa Indonesia yang merdeka. Oleh karena itu, kemerdekaan Indonesia terlimpah untuk bangsa Indonesia dirumuskan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai berkat rahmat Allah yang maha kuasa. Namun pendaratan tetntara sekutu dan Nica pada 29 September 1945 di tanjung priok Jakarta mencoba mengambil kembali Indonesia sebagai Jajahnnya. Reaksi Muktamar Umat Islam melahirkan Partai Umat Islam, Masyumi, mempelopori dan menjawab dengan: “Resolusi Jihad, 60 Milion kaum Muslim Indonesia siap berjihad fisabilillah. Perang dijalan Allah untuk menentang tiap-tiap penjajahan pada 1 Dzulhijjah 1364 H, Rabu Pon, 7 November 1945.
Loyalitas ulama dan partai islam serta laskarnya kepada pemerintah yang dipimpin Presiden Seokarno dan wakilnya Mohammad Hatta, bertentangan dengan kelompok sosialis dan komunis yang pernah bekerjasama dengan sekutu pada masa kependudukan balatentara jepang, dengan lascar pemuda sosialis Indonesia-Pesindo, mereka berupaya melancarkan kudeta, mematahkan peran Ulama dalam pemerintah dan Militer.
Buku ini sangatlah berbeda dengan buku-buku sejarah lainnya, dimana dalam buku sejarah pada umumnya terdapat pembatasan antara rangkaian peristiwa, tokoh dan gagasan yang melatarbelakangi peristiwa dan tokoh sejarah tersebut. Sehingga kebenaran kurang terungkap. Namun Api Sejarah 2 ini dengan sangat berani mengupas tuntas rangkaian peristiwa, tokoh, dan gagasan sekaligus dan langsung menuntaskan semua pertanyaan mengenai sejarah-sejarah Indonesia yang terlupakan dan tersembunyikan ini secara jelas beserta buktinya.
Bahasa buku ini tidak terlalu rumit, namun sangat mempersulit pembaca yang tidak pernah tau mengenai sejarah karena rumtinya serangkain peristiwa, tokoh, dan gagasan. untuk memhami buku ini pembaca harus membolak balik dari depan ke belakang bahkan harus mengulang membacanya beberapa kali. Selain itu dengan penyelipan foto tokoh-tokoh sejarah dengan penjelasan singkat ini masih menimbulkan rasa penasaran bagi para pembacanya. Namun jika dilihat dari ruang lingkup bahasan sejarah pada buku ini yang terbatas pada peran Ulama dalam menegakkan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi akan menimbulkan kesadaran bangsa betapa besarnya peran ulama untuk Indonesia ini.
Oleh karena itu, buku ini sangatlah di upayakan agar dibaca oleh semua pecinta sejarah Bangsa ini terutama pemuda Islam. Bahasa yang ditampilkan secara lugas, cerdas, dan berkualitas telah menyajikan sejarah Islam Indonesia sebagai sesuatu yang kudu di kenang dan dijadikan pembelajaran dalam menata masa depan bangsa.

Minggu, 10 Maret 2013

Kisah Inspirasi "Tukang Bangunan"


dimana-mana, seorang raja adalah sosok yang paling disegani oleh rakyatnya, termasuk di kerjaan konangrejo. disini ada sebuah kisah yng sangat menginspirasi bagi setiap orang yang membacanya.
sebut saja pak panjul, dia ini adalah seorang yang sangat berbakat di dunia arsitektur/tukang bangunan, setiap rumah yang ia buat pastilah sangat bagus. tdk pernh ada rumah yg dia buat tdk memuaskan, polesan tangnnya dalam bekerja sangat luarbiasa, karena selain dy piawai dalam memainkan tangan dan otaknya dalam membuat rumah, kunci sukses yang ia katakan ialah "bekerja dengan cinta dan harmoni". dimana2 orang pasti mengnal pak panjul atas bakat dan kemampuannya ini. dan dia di karuniai seorang istri cntik dan 2 putri yang cntik pula.
isu2 mengenai kehebatan pak panjul terdengar oleh si raja, dan raja itu pun memanggilnya. tidak lain si panjul di suruh mengabdi kepada raja utk membuatkan rumah yang sanagt besar dan mewah dengan upah yang besar pula. dan si panjul pun menerima tawaran itu.
selama setahun panjul baru bisa menyelesaikan rumah/istana untuk sang raja, ketika selesai si panjul menyerahkan kunci rumahnya kepda raja dengan wajah2 senyum yang indah sebagai bukti ketulusan, dan panjulpun di acungi jempol oleh si raja atas rumah yang ia buat untuknya.
raja: sangat luarbiasa rumahnya, panjul.
panjul: terimkasih raja
raja: tapi,, ada satu permintaan lagi dari saya yang harus kamu penuhi
panjul: ia raja (dengan hati yg terpksa, krna dy sdh merasa lama dan lelah utk bkerja pda rajanya)
raja: tolong buatkan satu rumah lagi buat saya. untuk upah tdk ada tmbhan
panjul: dengan terpksa diapun mengiyakan permintaan itu.

dan panjulpun kembali bekerja mendasain dan mengerjakn rumah yg raja minta, dia tdk seperi biasanya, bekerja penuh dengan keterpksaan tanpa ada cinta. hari2pun yang ia lalui dalm mngerjakn rumahnya tdk dengan hati yang ikhlas. dan apa yang terjadi??
tentunya hasil rumah kedua yg ia buat utk rajanya tdk sebagus rumah pertamanya dan bisa dikatkan jelek meskipun rentang waktu utk membuat rumah keduanya sama2 1 thun. setelah rumah itu selsai dan siap di gunakan. panjul kembli menghadap raja dan memberikan kunci rumah yang baru selesai itu kepada raja

panjul: raja, hamba sdh selesai membuat rumah kedua yang raja minta (Sekaligus Menyerahkan Kuncinya)
raja: panjul, rumah ini untukmu sendiri sebagai hadiah dari saya (kembali menyerahkan kunci rumah tu)

dooaaarrrrr,,,Panjul sangat kagett, serasa waktu berhenti berputar dan serasa melayang dimana2... dia telah mmbuat rumah utk raja yang hasilnya jelek krna tdk bersunggguh2 dlm membuatnya, ternyata rumah itu utk dirinya sendiri... seandainya panjul sudh tw klo rumah itu utk dirinya pasti dia akan membuat rumah dengan sungguh2 utk menghasilkan rumah yang bagus...tapi semuanya tlah berlalu dan tdk bisa d ulangi lagi, dan akhirnya ia bersama keluarganya menikmati rumah jelek yang ia buat utk dirinya sendiri.

apa hikmah dari cerita diatas???

tiittttttttt

FP

Kamis, 24 Januari 2013

Kisah Inspirasi "Bocah Tukang Kebun"



sebuah kisah yang sangat luarbiasa, mampu memberikan isnpirasi positif utk setiap pemuda dan aktivis dalam menjalankan hari2nya agar penuh dengan barakah.
suatu saat d kota metropolitan jakarta, ada orang tua yang berumur sekitar 40.an sedang menunggu busway di halte, di dekat halte tersebut ada tmpt telpon umum. orang itu mengamati anak kecil dengan pakain yang sangat sederhana dan membawa sebuah kotak yang berisi alat2 kebun menuju telpon umum didekatnya. anak kecil itu terlihat ingin menghubungi seseorang, berhubung tubuhnya sangat kecil, usahanya utk memasukkan koin dalam telpon umum terlihat sangat sulit dan menggunakan kotak yang dibawanya utk memudhkan menjangkau lubang koin dan akhirnya pun koin itu berhasil masuk. anak kecil mengeluarkan sebuah kertas kecil yang brisi nomor telfon, dan iapun langsung mengetik nomor tlfon itu.,, tuuutthh,,,tuuuthhhh,tuuthhh...(orangtua itu tetap mengamati anak kecil tersebut sambi mndengrkan perckpannya dengan orang yang dihubungi)
B: halo, selamat siang, dengan siapa?ada yang bisa saya bantu?
A:siang bu, maaf ibu, saya anto (tdk mnyebutkan nama aslinya). saya seorang tukang kebun, ingin menawarkan jasa saya utk bekerja di kebun rumah ibu.
B: maaf yaa, sya sudah punya tukang kebun.
A:tapi sya bisa jauh lebih baik dari tukang kebun ibu i(dengan suara merayu utk meyakinkan ibu)
B: yaa maaf ya, tukang kebun saya sudah sangat bagus...
A: (tetap berusaha Mykinkan ibu itu), tapi sya bisa jauh lebih bagus bu, perlatan saya sanagt lengkap dan sya bisa tiap hari kerumah ibu untuk membersihakn dan menjaga kebun rumah ibu.
B: yaa mohon maaf yaa, tukang kebun saya juga jauh lebih sangat hebat, perlengkapnnya juga lengkap dan tiap hari kerumah saya.
A: ya sudah bu, terimkasih yaa bu
B: iya sama2.
perckpan antra anak kecil itu dan orang yang d telfon itu pun selesai, lalu oarng tua yang mengamati anak kecil itu merasa iba kepadnya dan menawarkan utk bekerja dirumahnya. namun anehnya, anak itu malah menolak dengan jawaban "Maaf bapak, sya sudah punya tempat utk bkerja sebagai tukang kebun" apa yang tejadi??? ternyata yang bekerja jadi tukang kebun rumah ibu yang barusan dtelfon anak kecil itu adalah dirinya sendiri...subhanallah

apa hikmahnya??? silahkan pikirkan....

FP