Rabu, 04 Desember 2013

Titip Rindu Buat Ibu


My Mother
C G
ketika aku duduk sendiri
Am Em
di antara gerbong kereta
F C
ketika aku pergi mencari
Dm G
tujuan hifup ini
C E Am
ketika itu pula ku melihat indahnya dedaunan
Dm G
jernihnya sungai sejuknya udara pagi itu

C G
ketika itu khayalku melayang
Am Em
menerawang masa lalu

F C
ku teringat disaat ibuku
Dm G
menggendong bermain denganku
C E Am
ketika itu pula ke terbayang raut wajah ayahku
Dm G
tersenyum tertawa memandang diriku

Reff :
C G Am
ku titip rindu buat ibu
Em F
yang s'lalu ku cinta
C Dm
yang s'lalu ku sayang
G
dan ku rindu

Dm C
menatap wajahmu
Dm C
mendengar suaramu
Dm C
walau dalam mimpi
G
ku bahagia

By. Akhi Firdaus FISIP UNEJ 2012

Sabtu, 30 November 2013

KUAT

Perih…… Suatu rasa yang setiap hari harus aku rasakan Namun aku harus melaluinya…. Panas…. Aku tidak boleh mengatkan apa-apa tentang istemewanya rasa ini Rasa ini anugrah untukku, setiap hari aku harus menikmati rasa ini Dingin…. Kadang rasa inilah yang membuatku benci dengan rasa ini, Aku bahagia ketika rasa ini hadir, memberikan energi baru untuk jiwaku Kesal… Ini juga rasa yang kadang aku tidak ingin dia hadir tapi dia hadir Untuk mengujiku, seberapa kuat tulang tubuhku, seberapa kuat tulang jiwaku untuk mampu bertahan Rasanya ingin merobohkan ini semuanya…. Setiap hari harus menjalani rasa-rasa ini… Setiap hari harus menikmati segarnya macam-macam rasa ini Dalam hatiku aku berteriak … Untuk apa kamu dilahirkan Jika kamu tidak kuat merasakan semua rasa ini Jangan sebut kamu sebagai manusia yang pantas untuk menghuni bumikU ini Jika seandainya kamu tidak mau merasakan rasa-rasa itu semua Bodoh…mengapa kamu mudah sekali untuk mengeluh Perlahan…perlahan…. Selalu mencoba untuk menyakinkan pada diri ini Agar selalu mensyukurinya Mungkin ini adalah jalan yang telah digariskan Inilah sandiwara bumi, kenapa kamu baru sadar bahwa Hidup ini adalah sandiwara Permainan topeng-topeng itu lah yang akan selalu menemanimu setiap harinya Sesungguhnya rasa-rasa itulah yang harus kamu pahami Sadar…sadar…..sadarlah wahai manusia… Dari kebodohan yang kadang membodohi dirimu Belenggu hitam mengusikmu!
Kediri,17 Okt 2013 Ima.udhma@yahoo.com Puisi ini ditulis berdasarkan pengalamann nyata yang sering kali dialami oleh penulis

Sabtu, 17 Agustus 2013

Resensi Buku "API SEJARAH 2"


RESENSI BUKU
API SEJARAH 2
Oleh: Fatori Pamekasan

Judul buku                  : Api Sejarah 2
Penulis                        : Ahmad Mansur Suryanegara
Penerbit                      : Salamadani
Kota terbit                  : Bandung
Tahun terbit                : 2010
Tebal buku                  : 578 halaman
           
Prof. Ahmad Mansur Suryanegara adalah salah satu sejarawan luarbiasa yang dimilikioleh Indonesia, karena lewat beberapa tulisannya beliau memberikan sebuah kekuatan baru dalam memahami sejarah yang sebenarny. Dalam kasus ini berhasil mengumpulkan serpihan serpihan sejarah kontribusi kaum muslim dalam konteks perjuangan bangsa Indonesia menumpas penjajahan dan pemberontakan di bumi pertiwi ini. Beliau juga memiliki pengalaman mengajar di beberapa tingkat satuan pendidikan,aktif sebagai anggota Pembina Pesantren-Masjid-Yayasan serta aktivis beberapa organisasi salah satunya adalah Pelajar Islam Indonesia (PII) dan sekarang adalah Keluarga Besar Pelaja Islam Indonesia Jawa Barat. Selain itu beliau dikenal dengan sejarawan muslim. Buku-bukunya telah banyak diterbitkan oleh berbagai penerbit di tanah air, di samping ratusan artikel dan makalah ilmiah yang telah lahir ditangan kretaifnya. Buku terbarunya ini, belia persembahkan secara khusus kepada para ulama pejuang dan alumni santri serta generasi penerus sejarah.
Buku yang akan menuntaskan kepenasaran anda akan kebenaran sejarah Indonesia. Demikian beliau  Prof, Ahmad Mansur Suryanegara pria kelahiran 22 Dzulhijjah 1353 H  itu menuliskan pada sampul buku Api Sejarah 2 ini. Serta Persembahan khusus untuk ulama pejuang dan alumni santri serta generasi penerus sejarah. Demikian Prof, Ahmad Mansur Suryanegara pria kelahiran 22 Dzulhijjah 1353 H  itu menuliskan pada halaman awal Api Sejarah 2 ini.
 Api Sejarah 2 ini merupakan jilid ke-2 dari buku Api Sejarah, yang berusaha mengungkap fakta-fakta sejarah yang sengaja disembunyikan karena tendensi kepentingan-kepentingan tertentu. Ataupun tersembunyi karena belum pernah terungkap melalui tinta sejarah. Pernah dinyatakan hilang karena draft naskahnya dicuri saat seminar di gedung 45 Kota Sukabumi membuat buku ini pernah terancam nyaris tidak terbit. Namun berkat kegigihan tim penerbit Salamadani, buku ini akhirnya bisa terbit bahkan mengalami penambahan berupa berbagai isu baru yang sedang berkembang. Hal ini mengindikasikan bahwa betapa berharganya dan pentingnya  nilai sejarah yang diungkapkan dalam buku ini sehingga ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menghalangi penerbitannya.
Buku api sejarah 2 ini terdiri dari beberapa bab yang dimulai dari bab kelima setalah bab pertama hingga keempat ada di buku api sejarah 1. Dimulai dari Bab kelima“Peran Ulama Dalam Pembangunan Organisasi Militer Modern”, kemudian diteruskan ke bab keenam yaitu “Peran Ulama Dalam Gerakan Protes Sosial dan Pemberontakan Tentara Pembela Tanah Air”. Dua bab awal ini sangat mengedepankan peran ulama dan santri serta umat islam padaumumnya dalam melawan masa penjajahan Jepang. Pada bab berikutnya, Ahmad Mansur Surya Negara mengupas fakta tentang “Peran Ulama dalam Menegakkan dan Mempertahankan Proklamasi” dan kemudian bab kedelapan “Peran Ulama Menegakkan dan Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, dua bab ini lebih terfokus pada  peran ulama yang mengalami goncang-gancing dalam masa revolusi Indonesia dan masa orde lama yang perlahan mulai dikengkang oleh beberapa kepentingan politik. Kemudian bab terakhir “Langkah penyesuaian Ulama dan Santri di Orde Baru dan reformasi” menutup kisah kebenaran sejarah Indonesia yang ditulis pada buku ini.
Buku ini sungguh sangat berani dalam mengungkap fakta sejarah yang memang benar adanya. Bahwa ternyata ulama dan santri lah yang telah memberi kontribusi terbesar baik harta maupun nyawa dalam penegakan NKRI sejak awal kedatangan kaum imperialis diawal abad  ke-16. Bertolak dari statement Paus Alexander VI yang meyakinkan bahwa kedua belahan dunia diluar wilayah negara gereja Vatikan adalah tidak bertuan, sedangkan bangsa yang mendudukinya adalah bangsa biadab. Yang pada akhirnya melahirkan perjanjian Thordesilas sebagai awal lahirnya imperialisme barat. Di Asia Tenggara diawali dengan penyerangan kerajaan Katolik ke Malaka tahun 1511 M yang merupakan pusat pasar milik umat Islam.  Ekspansi perluasan wilayah jajahan ini ternyata juga dibarengi dengan Zending- penyebaran agama katolik, serta  memasukan budaya asal mereka. Namun eksistensi mereka dibumi Nusantara harus berahadapan dengan keberadaan ulama dan santri-santrinya yang menentang keras terhadap kolonialisme-imperialisme. Hingga berabad-abad kemudian memasuki abad ke-20 menjelang proklamasi. Akhirnya ulama dan santrilah yang merupakan donatur kekuatan terbesar serta yang paling loyal dalam perjuangan bangsa.
Memasuki abad ke-20. Kedua kerajaaan yakni Perancis dan Jerman yang berupaya memperoleh hegemoni eropa melahirkan Perang Dunia I 1914-1919 M. dan akhirnya dimenangkan oleh Perancis dengan mempersempit wilayah kekuasaan Jerman. Akibatnya dibawa adolf hilter Jerman berupaya bangkit kembali meluaskan Lebensraum Living Space-lahan kehidupan. Dan mengkhianati perjanjian Varsailles 1919 M pasca PD 1. Jerman bersama Itali dan jepang membangun pakta pertahanan, Axis Pact­-Pakta Pertahanan Poros untuk mengubah peta politik sedunia. Aldof hilter membangkitkan bangsanya dengan membangkitkan kesadaran bangsanya sebagai keturunan bangsa Aria, Deutschland Uber Alles-bangsa Jerman di atas segalanya.
Fenomena ini di ikuti oleh jepang yang mempropaganda dirinya kepada seluruh bangsa asia, bahwa Jepang adalah “Saudara Tua” Asia sebagai pengubah arti  Deutschland Uber Alles. Para ulama dihadapkan dengan kondisi dilematis. Pada satu pihak, kondisi Timur Tengah berpihak kepada sekutu. Sedangkan propaganda Kaisar Hirohito setelah kesultanan turki runtuh menjadi Republik Sekuler Turki, bersedia masuk islam dan menjadi Khalifah pengganti  sultan turki atau Raja Husein dari Arabia. Di ikuti dengan adaanya pameran budaya Islam dan pembangunan Masjid di Tokio serta mengundang ulama dan pimpinan organisasi Islam ke Tokio dengan biaya dari jepang. Dibawah kondisi ini timbulah pilihan politikulama yang menerima kehadiran jepang sebagai “Saudara Tua”.
Berkat Perjuangan para ulama yang berkesinambungan dan istiqamah, berakhirlah penjajahan politik barat dan timur, pada 9 Ramadhan 1364 H, jumat Legi, 17 Agustus 1945, lahirah bangsa Indonesia yang merdeka. Oleh karena itu, kemerdekaan Indonesia terlimpah untuk bangsa Indonesia dirumuskan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai berkat rahmat Allah yang maha kuasa. Namun pendaratan tetntara sekutu dan Nica pada 29 September 1945 di tanjung priok Jakarta mencoba mengambil kembali Indonesia sebagai Jajahnnya. Reaksi Muktamar Umat Islam melahirkan Partai Umat Islam, Masyumi, mempelopori dan menjawab dengan: “Resolusi Jihad, 60 Milion kaum Muslim Indonesia siap berjihad fisabilillah. Perang dijalan Allah untuk menentang tiap-tiap penjajahan pada 1 Dzulhijjah 1364 H, Rabu Pon, 7 November 1945.
Loyalitas ulama dan partai islam serta laskarnya kepada pemerintah yang dipimpin Presiden Seokarno dan wakilnya Mohammad Hatta, bertentangan dengan kelompok sosialis dan komunis yang pernah bekerjasama dengan sekutu pada masa kependudukan balatentara jepang, dengan lascar pemuda sosialis Indonesia-Pesindo, mereka berupaya melancarkan kudeta, mematahkan peran Ulama dalam pemerintah dan Militer.
Buku ini sangatlah berbeda dengan buku-buku sejarah lainnya, dimana dalam buku sejarah pada umumnya terdapat pembatasan antara rangkaian peristiwa, tokoh dan gagasan yang melatarbelakangi peristiwa dan tokoh sejarah tersebut. Sehingga kebenaran kurang terungkap. Namun Api Sejarah 2 ini dengan sangat berani mengupas tuntas rangkaian peristiwa, tokoh, dan gagasan sekaligus dan langsung menuntaskan semua pertanyaan mengenai sejarah-sejarah Indonesia yang terlupakan dan tersembunyikan ini secara jelas beserta buktinya.
Bahasa buku ini tidak terlalu rumit, namun sangat mempersulit pembaca yang tidak pernah tau mengenai sejarah karena rumtinya serangkain peristiwa, tokoh, dan gagasan. untuk memhami buku ini pembaca harus membolak balik dari depan ke belakang bahkan harus mengulang membacanya beberapa kali. Selain itu dengan penyelipan foto tokoh-tokoh sejarah dengan penjelasan singkat ini masih menimbulkan rasa penasaran bagi para pembacanya. Namun jika dilihat dari ruang lingkup bahasan sejarah pada buku ini yang terbatas pada peran Ulama dalam menegakkan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi akan menimbulkan kesadaran bangsa betapa besarnya peran ulama untuk Indonesia ini.
Oleh karena itu, buku ini sangatlah di upayakan agar dibaca oleh semua pecinta sejarah Bangsa ini terutama pemuda Islam. Bahasa yang ditampilkan secara lugas, cerdas, dan berkualitas telah menyajikan sejarah Islam Indonesia sebagai sesuatu yang kudu di kenang dan dijadikan pembelajaran dalam menata masa depan bangsa.

Minggu, 10 Maret 2013

Kisah Inspirasi "Tukang Bangunan"


dimana-mana, seorang raja adalah sosok yang paling disegani oleh rakyatnya, termasuk di kerjaan konangrejo. disini ada sebuah kisah yng sangat menginspirasi bagi setiap orang yang membacanya.
sebut saja pak panjul, dia ini adalah seorang yang sangat berbakat di dunia arsitektur/tukang bangunan, setiap rumah yang ia buat pastilah sangat bagus. tdk pernh ada rumah yg dia buat tdk memuaskan, polesan tangnnya dalam bekerja sangat luarbiasa, karena selain dy piawai dalam memainkan tangan dan otaknya dalam membuat rumah, kunci sukses yang ia katakan ialah "bekerja dengan cinta dan harmoni". dimana2 orang pasti mengnal pak panjul atas bakat dan kemampuannya ini. dan dia di karuniai seorang istri cntik dan 2 putri yang cntik pula.
isu2 mengenai kehebatan pak panjul terdengar oleh si raja, dan raja itu pun memanggilnya. tidak lain si panjul di suruh mengabdi kepada raja utk membuatkan rumah yang sanagt besar dan mewah dengan upah yang besar pula. dan si panjul pun menerima tawaran itu.
selama setahun panjul baru bisa menyelesaikan rumah/istana untuk sang raja, ketika selesai si panjul menyerahkan kunci rumahnya kepda raja dengan wajah2 senyum yang indah sebagai bukti ketulusan, dan panjulpun di acungi jempol oleh si raja atas rumah yang ia buat untuknya.
raja: sangat luarbiasa rumahnya, panjul.
panjul: terimkasih raja
raja: tapi,, ada satu permintaan lagi dari saya yang harus kamu penuhi
panjul: ia raja (dengan hati yg terpksa, krna dy sdh merasa lama dan lelah utk bkerja pda rajanya)
raja: tolong buatkan satu rumah lagi buat saya. untuk upah tdk ada tmbhan
panjul: dengan terpksa diapun mengiyakan permintaan itu.

dan panjulpun kembali bekerja mendasain dan mengerjakn rumah yg raja minta, dia tdk seperi biasanya, bekerja penuh dengan keterpksaan tanpa ada cinta. hari2pun yang ia lalui dalm mngerjakn rumahnya tdk dengan hati yang ikhlas. dan apa yang terjadi??
tentunya hasil rumah kedua yg ia buat utk rajanya tdk sebagus rumah pertamanya dan bisa dikatkan jelek meskipun rentang waktu utk membuat rumah keduanya sama2 1 thun. setelah rumah itu selsai dan siap di gunakan. panjul kembli menghadap raja dan memberikan kunci rumah yang baru selesai itu kepada raja

panjul: raja, hamba sdh selesai membuat rumah kedua yang raja minta (Sekaligus Menyerahkan Kuncinya)
raja: panjul, rumah ini untukmu sendiri sebagai hadiah dari saya (kembali menyerahkan kunci rumah tu)

dooaaarrrrr,,,Panjul sangat kagett, serasa waktu berhenti berputar dan serasa melayang dimana2... dia telah mmbuat rumah utk raja yang hasilnya jelek krna tdk bersunggguh2 dlm membuatnya, ternyata rumah itu utk dirinya sendiri... seandainya panjul sudh tw klo rumah itu utk dirinya pasti dia akan membuat rumah dengan sungguh2 utk menghasilkan rumah yang bagus...tapi semuanya tlah berlalu dan tdk bisa d ulangi lagi, dan akhirnya ia bersama keluarganya menikmati rumah jelek yang ia buat utk dirinya sendiri.

apa hikmah dari cerita diatas???

tiittttttttt

FP

Kamis, 24 Januari 2013

Kisah Inspirasi "Bocah Tukang Kebun"



sebuah kisah yang sangat luarbiasa, mampu memberikan isnpirasi positif utk setiap pemuda dan aktivis dalam menjalankan hari2nya agar penuh dengan barakah.
suatu saat d kota metropolitan jakarta, ada orang tua yang berumur sekitar 40.an sedang menunggu busway di halte, di dekat halte tersebut ada tmpt telpon umum. orang itu mengamati anak kecil dengan pakain yang sangat sederhana dan membawa sebuah kotak yang berisi alat2 kebun menuju telpon umum didekatnya. anak kecil itu terlihat ingin menghubungi seseorang, berhubung tubuhnya sangat kecil, usahanya utk memasukkan koin dalam telpon umum terlihat sangat sulit dan menggunakan kotak yang dibawanya utk memudhkan menjangkau lubang koin dan akhirnya pun koin itu berhasil masuk. anak kecil mengeluarkan sebuah kertas kecil yang brisi nomor telfon, dan iapun langsung mengetik nomor tlfon itu.,, tuuutthh,,,tuuuthhhh,tuuthhh...(orangtua itu tetap mengamati anak kecil tersebut sambi mndengrkan perckpannya dengan orang yang dihubungi)
B: halo, selamat siang, dengan siapa?ada yang bisa saya bantu?
A:siang bu, maaf ibu, saya anto (tdk mnyebutkan nama aslinya). saya seorang tukang kebun, ingin menawarkan jasa saya utk bekerja di kebun rumah ibu.
B: maaf yaa, sya sudah punya tukang kebun.
A:tapi sya bisa jauh lebih baik dari tukang kebun ibu i(dengan suara merayu utk meyakinkan ibu)
B: yaa maaf ya, tukang kebun saya sudah sangat bagus...
A: (tetap berusaha Mykinkan ibu itu), tapi sya bisa jauh lebih bagus bu, perlatan saya sanagt lengkap dan sya bisa tiap hari kerumah ibu untuk membersihakn dan menjaga kebun rumah ibu.
B: yaa mohon maaf yaa, tukang kebun saya juga jauh lebih sangat hebat, perlengkapnnya juga lengkap dan tiap hari kerumah saya.
A: ya sudah bu, terimkasih yaa bu
B: iya sama2.
perckpan antra anak kecil itu dan orang yang d telfon itu pun selesai, lalu oarng tua yang mengamati anak kecil itu merasa iba kepadnya dan menawarkan utk bekerja dirumahnya. namun anehnya, anak itu malah menolak dengan jawaban "Maaf bapak, sya sudah punya tempat utk bkerja sebagai tukang kebun" apa yang tejadi??? ternyata yang bekerja jadi tukang kebun rumah ibu yang barusan dtelfon anak kecil itu adalah dirinya sendiri...subhanallah

apa hikmahnya??? silahkan pikirkan....

FP

Jumat, 31 Agustus 2012

Hari Pertama di Kota Perantauan


Hari pertama aku berlabuh di kota perantauanku, jember. tepat pada pukul 04.00 pagi
aku turun dari bis damri setelah perjalan cukup lama sekitar 9 jam dari kota kelahiranku.
berangkat dg berat hati karena akan meninggalkan keluargaku dalam waktu yang cukup
lama bagiku meski hanya sekitar lima sampai enam bulan kedepan. selalu terbayang
dalam angan wajah ibu yang sangat sedih ketika hendak aku menaiki motor bersama bapak
untuk mengantarku ke terminal pamekasan. ciumannya pada ibu diriku seakan menjadikan tambahan
semangat dan motivasi diri agar aku lebih fokus dan lebih serius untuk menimba ilmu
di perguruan tinggi dengan harapan tujuan dan cita cita bisa tercapai dan kesuksesan
akan menghampiriku kelak, begitu juga dengan bapakku, pelukannya membuat hati ini menagis
karena kekuatan pelukan yang diberikan jauh lebih besar daripada semngatku selama ini.
seorang bapak yang pekerja keras hanya untuk menfkahi keluarga termasuk untuk membiayai
kuliah aku yang cukup menghabiskan rupiah yang cukup besar bagi ukuran kelauarga kami.
saya hanya bisa menangis dalam hati dan bertanya tanya "kapan diri ini bisa membalas
semua kebaikan yang telah mereka berikan padaku??". saya sangat berharap dan akan brusaha
agar selama  kuliah saya bisa mandiri dengan harapan semua biaya hidup selama diperantauan
dan biaya kuliah sampe lulus merupakan hasil jerih payah sendiri. itu memang tujuanku dalam
waktu dekat ini.

Fatori Pamekasan
kembali ke hari pertmaku menginjakkan kaki di kota perantauan ini, saya sampek di kontrakan
di jalan Jawa 6 No 5 dan
langsung istirahat sekitar lima menit sebelum shalat subuh, teman satu kamar saya "Bambang"
saya liat masih merebahkan diri di kasur, mungkin dia masih capek atau ngantuk. saat tubuh
ini selesi di istirahatkan sejenak saya langsung bergegas ke kamar mandi utk bersih bersih diri
karena badan serasa gerah sehabis perjalanan panjang d bus tadi. setelah bersih bersih saya
langsung berangkat ke masjid untuk sholat berjemaah subuh di masjid Nurul Rohman sekitar 200 m
dari kontrakan saya.setelah sholat dan dzikir saya langsung balik ke kontrakan dilanjutkan tilawah
di kamar dan diteruskan istirahat sejenak hingga tertidur lelap.


tak terasa waktu sudah meninjukkan jam 06.30 pagi, udara pagi kota jember menyambuat saya
dengan indah dan dinginnya pagi menyelimuti tubuh ini. karena sebelumnya sudah ada agenda
ke kampus untuk mencari info-info tentang kuliah serta untuk memprogram rencana study di
perpustakaan unej. saya langsung ke kamar mandi dan bersih bersih lagi. kebetulan saat
itu Bambang dan teman satu kontrakan "aan dan anang" juga ada agenda ke kampus.jadi kami berangkat
ke kampus bersama sama. tapi kita beda fakultas, saya d fkip sedangkan mereka di faperta.
hmhmhm,,,sampe di fakultas Keguruan dan Ilmi Pengetahuan, saya segera menuju ke situ dan teman
saya melanjutkan perjalanan ke fakultasnya. saya terasa kurang pedhe karena saya gak ada
temannya, yah sudah lah itu kan bukan hambatan toh nanti pasti punya tman kok. saya mencari
informasi di mading mnegenai kuliah dan informasi lowongaan untuk ngajar. tapi tak satupun
informasi yang saya dapatkan. selanjutnya saya ingin memprogram rencana study untuk semester
awal, saya memang sengaja membawa laptop karena harus online, saya keliling2 mata sambil melirik
kesana kemari untuk mencari colokan listrik, cz baterai laptop saya sudah rusak dan tak bisa lagi
di pakai. sekitar 10 menit saya mencari tapi tak menemukan. ya terpaksa saya harus ke perpustakaan.

kaki saya jalankan menuju pepustakkan yang jaraknya sekitar 300m dari fkip, sesampainy disana
saya langsung arahkan pandangan saya ke papan petunjuk arah mencari ruang internet dan saya
mengikuti arah itu, saya langsung duduk di depan salah satu pc yang masih kosong dan langsung saya
login untuk pemograman, eh ternyata ada gangguan. yah terpakasa deh saya gak jadi memprogram rencana
study saya saat ini, saya langsung balik ke kosan jalan kaki sendirian, lapar dan haus mulai terasa.
berhubung saya sudah lapar saya membeli nasi dengan lauk telur dadar di pedagang kaki lima yang
ada disepanjang jalan jawa. saya menikamatinya d kosan sendirian dan alhamdulillah rasa lapar dan
haus pun sementara sudah hilang.

berhubung rencana study saya belum selesai, saya mengajak "tri" teman satu kontrakan asli magetan
untuk minta anter ke kampus karna dy bwak motor. lumayan kan biar g jalan kaki, kebetulan dia
juga punya agenda di kampus untuk memperbaiki rencana studyx yang kress,

malem harinya setelah sholat isya d masjid, sya dan tri langsung berangkat ke kampus menggunakan
motornya, tepatnya disepan fakultas mipa. tri langsung mengedit rencana study.a tapi masih belum bisa.
dan saya juga memprogram RS saya dan alhamdulillah sudah selesai tapi masih ada kendala, ada salah satu
jadwal mata kuliah yang kres, jadi saya harus menghubungi dosen pembimbing saya "Ibu Dian" melaui sms.
dan kami janjian besok ketemu jam 9 di kampus.

By: Fatori Pamekasan (29 Agustus 2012)

Senin, 07 Mei 2012

TUJUAN PELAJAR ISLAM INDONESIA

TUJUAN PELAJAR ISLAM INDONESIA (PII)

“kesempurnaan pendidikan dan kebudayaan yang sesuai dengan Islam untuk seluruh rakyat Indonesia dan umat manusia”

Pelajar Islam Indonesia (PII) merupakan organisasi pelajar yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. sebagai organisasi pelajar, PII mempunyai tugas untuk mencetak generasi yang kuat, berkarakter, cerdas dan berkepribadian Muslim. tiga karakter ideal PII adalah

MUSLIM, CENDIKIA, PEMIMPIN

untuk melaksanakan peran tersebut tentunya tidak mudah, dan itu adalah “Shiratal Mustaqim” yang kami yakini sebagai jalan yang ditunjukkan Allah kepada Pelajar Islam Indonesia (PII).

Sementara fungsi dari PII adalah sebagai tempat pembinaan pribadi muslim, sarana meraih sukses studi, media berlatih, dan alat perjuangan bagi pelajar Islam.

Untuk mencapai tujuannya, PII mengadakan kegiatan berupa:

1. Mendidik anggotanya untuk taat kepada Allah swt

2. Menumbuhkan kecerdasan, kreatifitas, ketrampilan, minat, dan bakat dari para anggota

3. Mendidik anggotanya untuk menjadi independen, mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa tergantung pada orang lain

4. Mendidik mental dan menumbuhkan apresiasi terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam bagi anggotanya

5. Mendidik anggotanya untuk dapat mengelola informasi global dan melindungi diri mereka dari dampak negatif yang muncul dari informasi dan budaya global.

6. Membantu anggotanya dalam mengembangkan minat dan memecahkan masalah-masalah pelajar.

7. Menyelenggarakan aktifitas sosial Keislaman untuk umat Islam dan non-Muslim

8. Mengembangkan semangat dan kemampuan anggotanya untuk menguasai, menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan manusia

9. Mengembangkan kemampuan anggotanya untuk mempelajari, memahami, mengapresiasi dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari

10. Menciptakan pemimpin yang memiliki pandangan hidup Islami, wawasan global yang luas, dan berkepribadian muslim di berbagai bidang.